After The Key of Dreams Series

After the key of dreams – Tsuki

39 x 39 cm

Oil on canvas mounted on wooden bars

2019

After the key of dreams – Tori

39 x 39 cm

Oil on canvas mounted on wooden bars

2019

After the key of dreams – Dowa

39 x 39 cm

Oil on canvas mounted on wooden bars

2019

After the key of dreams – Sakana

39 x 39 cm

Oil on canvas mounted on wooden bars

2019

After the key of dreams – Todai

39 x 39 cm

Oil on canvas mounted on wooden bars

2019

 

Saya membuat karya ini untuk ditampilkan di Narita selama periode residensi seniman bersama #FuwarinoMori beberapa bulan lalu.
#
Mengambil inspirasi dari karya Rene #Magritte yang berjudul Key of dreams. Idenya adalah tentang sifat arbitrer dari bahasa. Ahli linguistik Saussure berkata bahwa hubungan antara kata dan makna di baliknya adalah arbitrer, atau ‘semena-semena’. “There is no natural connection between word and its meaning.” Kata ‘batu’ dalam bahasa Indonesia misalnya, tidak ada sifat-sifat, atau karakteristik fisik dari batu yang akhirnya mensuggest kita untuk menyebutnya dengan bunyi ‘ba-tu’. Kita menyebut batu sebagai batu karena diajarkan seperti itu dan terkait konvensi dalam Bahasa Indonesia.
#
Di karya Key of dreams, Magritte menggambarkan beberapa objek yang kemudian diberi label kata di bawahnya (dalam bahasa Inggris dan Prancis). Akan tetapi, kata-kata yang disematkan tidak sesuai dengan objek di atasnya. Karya ini seolah-olah menjadi manifestasi dari statement Saussure di atas.
#
Sedangkan di seri After the key of dreams, saya membuat lukisan tiga sisi yang menampilkan 1 teks di tengah, dan 2 citraan di kiri dan kanannya. Teksnya merupakan kata-kata yang ada dalam lukisan Magritte namun saya tuliskan dalam aksara dan Bahasa Jepang. Objek di sebelah kiri juga merupakan objek yang ada di lukisan Key of dreams dari Magritte. Sedangkan citraan di sebelah kanan lukisan adalah makna-makna sebenarnya dari kata yang dituliskan sesuai dengan konvensi Bahasa. Lukisan saya seolah menjadi course correction (linguistically) dari karya Magritte.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *